Home Jadwal Pemberangkatan PENGUMUMAN PEMBERANGKATAN TKI KOREA TANGGAL 25 DESEMBER 2017 DAN PEMBERKASAN E-KTKLN SERTA PROGRAM KUR TKI KOREA 2017.

Diumumkan kepada seluruh Pekerja Migran Indonesia ke Korea Program G to G yang akan terbang tanggal 25 Desember 2017 sejumlah 71 orang untuk segera datang ke Gedung KITCC Jl. Pengantin Ali No. 71 A Jakarta Timur pada hari/tanggal:

Minggu, 24 Desember 2017 (Terbang Senin, 25 Desember 2017)
Waktu hadir paling lambat jam 08.00 WIB (Verifikasi E-KTKLN), nomor urut 1 s.d. 71.

Bagi Pekerja Migran Indonesia yang tidak dapat berangkat karena alasan yang jelas dan penting, agar menyampaikan pemberitahuan paling lambat pada tanggal 22 Desember 2017 melalui nomor hp 0896-9424-4435 atau dianggap batal terbang kecuali kejadian yang terjadi di luar kemampuan manusia dan tidak dapat dihindarkan.



Hal-hal yang harus diperhatikan oleh Pekerja Migran Indonesia sebagai berikut :

  • KEPADA PEKERJA MIGRAN INDONESIA YANG PERNAH BEKERJA DI KOREA DAN DINYATAKAN MELEBIHI IJIN TINGGAL (OVERSTAY) ATAU PERNAH MELAKUKAN TINDAKAN KRIMINALITAS SELAMA TINGGAL DI KOREA AGAR MENGUNDURKAN DIRI SECARA SUKARELA.
  • Bagi Pekerja Migran Indonesia yang mendapat panggilan terbang namun medical check up (MCU) telah 2 bulan sampai dengan 3 bulan dari tanggal medical check up (MCU) terakhir, wajib melakukan proses medical check up ulang (foto thorax) pada saat panggilan terbang. Dan jika medical check up terakhir lebih dari 3 bulan, maka Pekerja Migran Indonesia wajib melakukan medical check up (MCU) lengkap. Medical check up (MCU) akan dilaksanakan di Jakarta, dan mohon perhatikan tanggal kedatangan ke KITCC.
  • Membawa baju putih lengan panjang, berdasi hitam dan celana panjang warna hitam dan kaos kaki yang digunakan pada saat keberangkatan (min. tiga buah).
  • Membawa kemeja batik sekurang-kurangnya satu buah untuk dikenakan saat penjemputan oleh perwakilan perusahaan saat di KBIZ Korea.
  • Disarankan untuk membawa baju hangat / Jaket tebal untuk musim dingin, sarung tangan, syal dan topi kupluk lebih dari satu buah.
  • Membawa Bloknote dan alat tulis untuk masa orientasi dan pelatihan di KBIZ selama 3 hari sebelum ditempatkan ke pengguna masing-masing.
  • Dilarang membawa parfum, sabun cair, minyak gosok, air minum atau benda cair lainnya dengan ukuran lebih dari 100 ml.
  • Dilarang membawa makanan matang baik makanan olahan nabati dan hewani, bahan makanan, bumbu masakan dan kacang-kacangan di dalam penerbangan.
  • Berat tas untuk kabin (dalam pesawat) max 7 kg dan untuk bagasi max 30 kg. Namun diharapkan berat koper kurang dari yang disebutkan diatas untuk menghindari pemeriksaan yang terlalu lama pada saat check-in.
  • Membawa buku tabungan / fotocopy buku tabungan BRI yang dibuka di lokasi Preliminary Education sebanyak 2 lembar beserta kartu atm BRI saat proses pelunasan Jaminan Sosial (Untuk membaca pengumuman mengenai Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja Indonesia Bagi Pekerja Migran Indonesia Program Penempatan G to G Ke Korea Selatan Melalui BPJS Ketenagakerjaan) dan tiket pesawat.
  • Pekerja Migran Indonesia diharapkan membawa biaya hidup untuk 1 (satu) bulan pertama di Korea atau bisa menjadi uang tiket kepulangan jika dideportasi dari Korea sebesar minimal Rp. 5.000.000, - yang ditukar ke mata uang Won.
  • Membawa uang sebesar Rp. 450.000, - untuk ditabungkan ke BRI sebagai perpanjangan masa kontrak kerja 1 tahun 10 bulan (bagi yang memperpanjang kontrak kerja).
  • Membawa pas photo berwarna latar belakang putih ukuran 3 x 4 sebanyak 3 lembar.
  • Diwajibkan kepada Pekerja Migran Indonesia untuk membawa uang sebesar biaya perjalanan Korea-Jakarta untuk mengantisipasi biaya pemulangan (deportasi) apabila terjadi masalah di Korea.
  • Bagi Pekerja Migran Indonesia yang belum menukarkan mata uang rupiah ke mata uang won Korea, di gedung KITCC Ciracas tersedia Bank yang dapat memberikan pelayanan tersebut.
  • Selama berada di Gedung KITCC seluruh Pekerja Migran Indonesia diwajibkan menggunakan Bahasa Korea dan bagi yang tidak menggunakan Bahasa Korea akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  • APABILA KEDAPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA DIDEPORTASI AKIBAT PEMALSUAN DOKUMEN/PERNAH BEKERJA DI KOREA SECARA ILEGAL, MAKA AKAN DILAPORKAN KE PIHAK YANG BERWENANG UNTUK DIPROSES SESUAI DENGAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU.



Terkait Pelaksanaan E-KTKLN, kepada seluruh Pekerja Migran Indonesia Korea yang akan berangkat agar membawa sejumlah dokumen dalam bentuk softcopy berupa file ( hasil Scan ) dan softcopy ( hasil scan) tersebut harus disimpan di dalam flaskdisk (Di dalam Flasdisk tidak boleh ada file / program / aplikasi yang lain kecuali hasil scan dokumen yang di persyaratkan). Adapun dokumen–dokumen tersebut adalah :

  1. 1 File HASIL SCAN KTP dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes), bagian yang di scan adalah halaman yang ada tanda tangan PEKERJA MIGRAN INDONESIAnya. Setelah di scan hasil scan diberi nama sesuai nama PEKERJA MIGRAN INDONESIA, Contoh pemberian nama “ KTP_Dana_Aditya_Wijaya ”. (Format hasil scan harus JPG bukan BMP, GIF atau PDF);
  2. 1 File HASIL SCAN PASSPOR KTP dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes). Bagian yang di scan adalah halaman depan passpor. Untuk memudahkan PEKERJA MIGRAN INDONESIA, PEKERJA MIGRAN INDONESIA Korea dapat menscan fotocopy passpor karena Passpor PEKERJA MIGRAN INDONESIA yang akan berangkat ada di BNP2PEKERJA MIGRAN INDONESIA. Setelah di Scan hasil scan diberi nama sesuai nama PEKERJA MIGRAN INDONESIA Contoh pemberian nama “Passpor_Dana_Aditya_Wijaya ”. (Format hasil scan harus JPG bukan BMP, GIF atau PDF);
  3. 1 File HASIL SCAN KARTU KELUARGA dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes). Bagian yang di scan adalah halaman yang ada tanda tangan kepala dinas kependudukan dan pencatatan sipil. Setelah di scan hasil scan diberi nama sesuai nama PEKERJA MIGRAN INDONESIA, contoh pemberian nama “KK_Dana_Aditya_Wijaya” (Format hasil scan harus JPG bukan BMP, GIF atau PDF);
  4. 1 File HASIL SCAN MEDICAL dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes). Bagian yang di scan adalah halaman yang ada keterangan “ Fit to Work “ dan ada foto PEKERJA MIGRAN INDONESIAnya. Setelah di scan hasil scan di beri nama sesuai nama PEKERJA MIGRAN INDONESIA, contoh “Medical_Dana_Aditya_Wijaya(Format hasil scan harus JPG bukan BMP, GIF atau PDF);
  5. 1 File HASIL SCAN KARTU ASURANSI dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes). Bagian yang discan adalah bagian depan Kartu Asuransi. Setelah di scan hasil scan di beri nama sesuai nama PEKERJA MIGRAN INDONESIA, Contoh “Asuransi _Dana_Aditya_Wijaya”. (Format hasil scan harus JPG bukan BMP, GIF atau PDF);
  6. 1 File HASIL SCAN SURAT IJIN ORANG TUA / WALI / SUAMI / ISTRI dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes). Untuk mempermudah Pekerja Migran Indonesia, Pekerja Migran Indonesia dapat menscan fotocopy Surat Ijin Orang tua. Setelah di scan hasil scan di beri nama sesuai nama PEKERJA MIGRAN INDONESIA, contoh “ Ijin_ Dana_Aditya_Wijaya(Format hasil scan harus JPG bukan BMP, GIF atau PDF);
  7. 1 File HASIL SCAN PERJANJIAN PENEMPATAN dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes). Dikarenakan Perjanjian Penempatan lebih dari 1 lembar maka  Dokumen Perjanjian Penempatan harus di scan dan di simpan dalam format PDF agar hasil scan halaman 1 hingga halaman terakhir bisa disimpan dalam 1 file (tidak terpisah-pisah) . Setelah di scan hasil scan di beri nama sesuai nama PEKERJA MIGRAN INDONESIA, contoh “Perjanjian_ Dana_Aditya_Wijaya“ (Format harus PDF bukan JPG atau BMP);
  8. 1 File HASIL SCAN KARTU KUNING dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes). Bagian yang di scan adalah halaman depan Kartu Kuning. Setelah di scan hasil scan di beri nama sesuai nama PEKERJA MIGRAN INDONESIA contoh “Kuning_Dana_Aditya_Wijaya” (Format hasil scan harus JPG bukan BMP, GIF atau PDF);
  9. 1 File HASIL SCAN IJASAH PENDIDIKAN TERAKHIR dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes). Bagian yang di scan adalah bagian depan Ijasah dan apabila Ijazah PEKERJA MIGRAN INDONESIA Hilang makan sebagai gantinya, yang di scan adalah surat keterangan hilang dari kepolisian. Setelah di scan, hasil scan di beri nama sesuai nama PEKERJA MIGRAN INDONESIA contoh “Ijasah_Dana_Aditya_Wijaya(Format hasil scan harus JPG bukan BMP, GIF atau PDF);
  10. 1 File HASIL SCAN SERTIFIKAT EPS-TOPIK dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes). Bagian yang di scan adalah bagian depan Sertifikat dan setelah di scan hasil scan di beri nama sesuai nama PEKERJA MIGRAN INDONESIA contoh “ EPS_Dana_Aditya_Wijaya“ (Format hasil scan harus JPG bukan BMP, GIF atau PDF).


Seluruh hasil scan di copy dan dimasukkan kedalam flasdisk yang kosong, di dalam flaskdisk harus dibuatkan folder yang di beri nama sesuai nama Pekerja Migran Indonesia sebagai contoh “ Folder_Dana_Aditya_Wijaya “ lalu seluruh hasil scan dokumen dari no 1 s.d 10 di copy dan di paste kedalam folder tersebut. PEKERJA MIGRAN INDONESIA juga dapat menyimpan data dalam format cd (compact disc) namun disarankan agar menggunakan flaskdisk.

Untuk mempermudah Pekerja Migran Indonesia Korea dalam penyiapan data untuk E-KTKLN, Pekerja Migran Indonesia Korea diperbolehkan menscan fotocopy dokumen di atas apabila dokumen aslinya telah dikumpulkan di KITCC Ciracas ketika Proses Preliminary Training dan apabila terdapat dokumen di atas yang tidak ada karena telah di kumpulkan di KITCC Ciracas, maka dokumen tersebut akan di scan di KITCC dari berkas Pekerja Migran Indonesia.


Terkait dengan Pelaksanaan Pembiayaan untuk Pekerja Migran Indonesia Korea (KUR) melalui Bank, maka dengan ini diinformasikan kepada para Pekerja Migran Indonesia yang akan berangkat sebagai berikut :


Pelaksanaan Pemberian Pembiayaan untuk Pekerja Migran Indonesia Korea (KUR) hanya diberikan kepada Pekerja Migran Indonesia yang akan berangkat ke Korea dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Pelayanan KUR Berdasarkan Domisili tempat tinggal Pekerja Migran Indonesia Korea yang akan berangkat
  2. Maksimal Plafon pinjaman sebesar Rp. 10 Juta Rupiah
  3. Jangka waktu pelunasan 12 bulan dan dapat diberikan Grace Periode sebesar 2 bulan
  4. Tidak termasuk di dalam daftar hitam Bank Indonesia
  5. Tidak memiliki Tunggakan Kredit di BRI maupun di bank lain


Proses pengajuan KUR dapat dilakukan oleh Pekerja Migran Indonesia Korea secara mandiri dengan datang ke Bank Terdekat dengan membawa persyaratan dokumen sebagai berikut :

  1. Fotocopy KTP dan KK
  2. Fotocopy Passpor
  3. Fotocopy Surat Ijin dari Suami / Istri / orang tua / Wali untuk bekerja di luar negeri.
  4. Surat Pernyataan dari Suami / Istri ( bagi yang telah menikah ) calon debitur  atau salah satu orang tua kandung atau anggota keluarga inti calon debitur untuk membayarkan angsuran kredit setiap bulanya jika saldo rekening simpedes Pekerja Migran Indonesia Debitur tidak mencukupi untuk membayar angsuran.
  5. Copy sertifikat hasil kelulusan ujian Employement Permit System  - Korean Language Test  (EPS-KLT) atau Employment Permit System  - Test of Proficiency in Korea (EPS-TOPIK).
  6. Copy Sertifikat Lulus Preliminary Training (Prelim). Tanggal diterbitkanya sertifikat lulus prelim tersebut maksimum 3 bulan sebelum tanggal pengajuan kredit.
  7. Cetak (print out) bukti pemanggilan terbang yang diperoleh dari website BNP2TKI(www.bnp2tki.go.id).
  8. Wajib menyerahkan asli ijasah (min SLTP).


KUR Pekerja Migran Indonesia Korea tidak bersifat wajib, Pekerja Migran Indonesia Korea yang akan berangkat diperbolehkan mengambil KUR sesuai dengan ketentuan di atas atau tidak memilih mengambil KUR.


Disampaikan kepada Pekerja Migran Indonesia yang namanya diumumkan untuk berangkat di Pengumuman ini agar datang sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Dan apabila ada pihak-pihak atau oknum yang menghubungi Pekerja Migran Indonesia dan meminta imbalan kepada Pekerja Migran Indonesia terkait dengan pengumuman pemberangkatan ini, Pekerja Migran Indonesia diminta untuk segera melaporkan hal itu ke Polisi.

Pemberangkatan Pekerja Migran Indonesia ke Korea adalah kewenangan penuh pihak HRD Korea / Pengguna di Korea dan difasilitasi oleh BNP2TKI dalam proses pemberangkatannya, sehingga apabila ada oknum atau pihak yang mengaku dapat membantu proses pemberangkatan ke Korea atau menghambat proses pemberangkatan Pekerja Migran Indonesia dengan berbagai macam alasan,  dengan ini di sampaikan bahwa hal tersebut adalah tidak benar sama sekali.

Demikian pengumuman ini untuk menjadi perhatian. Terimakasih.


Jakarta, 19 Desember 2017

Direktur
Pelayanan Penempatan Pemerintah

ttd

R. Hariyadi Agah W., S.IP
NIP. 19590607 198803 1 002

Lampiran :
1. DAFTAR GLOBAL TKI TERBANG TGL 25 DESEMBER.xlsx
2. ALAMAT PENEMPATAN TKI TERBANG TGL 25 DESEMBER.xlsx


Share: facebook-64-black.png twitter-64-black.png googleplus-64-black.png