Login Form

customer service

NO TELEPHONE

telp 16 0293-3301956
SMS/WA

wa 16  0852-2840-2651
BBM

13045505 258681847810234 1499030397 n  59D1BED9

Vinaora Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday156
mod_vvisit_counterYesterday129
mod_vvisit_counterThis week822
mod_vvisit_counterLast week844
mod_vvisit_counterThis month2199
mod_vvisit_counterLast month5345
mod_vvisit_counterAll days580333

Online (20 minutes ago): 2
Your IP: 54.162.250.227
,
Today: Nov 17, 2017
Home Jadwal tes PBT dan CBT Pendaftaran EPS TOPIK 2010

 

b_200_150_16777215_0___images_stories_gambarartikel_pendaftaran-eps-topik-uns-2.jpg

Pembagian Kartu Antrian Pendaftaran EPS-TOPIK 2010 di UNS Surakarta

Jakarta, BNP2TKI (09/12) – Sebanyak 23.834 calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) akan mengikuti tes Emplyoment Permit System (EPS) Korea pada 2010. Pelaksanaan tes akan dilaksanakan serentak pada Minggu (12/12), di lima wilayah, yaitu: Jakarta, Bandung, Solo, Malang, dan Mataram (NTB).

Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah BNP2TKI, Dr Ir Haposan Saragih MAgr menjelaskan, untuk wilayah Jakarta tes EPS akan diselenggarakan di Universitas Pancasila diikuti oleh 6.941 peserta. Bandung di Gedung Ikopin diikuti 4.734 peserta, Solo di Universitas Sebelas Maret diikuti 9.006 peserta, Malang di Universitas Islam Malang (Unisma) diikuti 2.347 peserta, dan di Mataram di Universitas Mataram diikuti 806 peserta.

b_200_150_16777215_0___images_stories_gambarartikel_pendaftaran-eps-topik-uns.jpg

 

Antrian Pendaftaran EPS-TOPIK 2010 di UNS Surakarta Hari Pertama

"Dari total 23.834 orang peserta tes EPS pada 2010 sektor manufaktur dan konstruksi ini, nantinya akan ada 6.000 orang yang dinyatakan lulus," ujar Haposan, di Jakarta, Kamis (9/12).

Mengingat banyaknya peserta tes ini, pelaksanaan tes di empat wilayah – kecuali untuk wilayah Mataram hanya satu sesi -- akan dilakukan dua sesi yang dilakukan secara serentak, yaitu: sesi pertama pukul 10.30 – 11.40 WIB, dan 15.30 – 16.40 WIB.

Diakui Haposan, jika dibandingkan dengan 2009 lalu, peserta tes calon TKI Korea yang diberi nama “Test EPS-Topik 2010” ini, mengalami penurunan. Pada 2009 lalu, jumlah peserta tes mencapai angka 30.000 lebih peserta.

“Peserta tes EPS calon TKI Korea pada 2010 ini memang mengalami penurunan dibanding pada 2009 lalu," jelas Haposan.

Ia menduga penurunan tersebut besar kemungkinan karena pada 2010 ini hanya ada dua sektor kerja yang ditawarkan Pemerintah Korea, yaitu manufaktur dan konstruksi. Sedangkan pada 2009 lalu, terdapat lima sektor yang membutuhkan jasa calon TKI, yaitu manufaktur, konstruksi, pertanian, perikanan dan jasa pelayanan.

Menurut Haposan, sebetulnya pada 2010 ini ada tiga sektor kerja yang ditawarkan Pemerintah Korea, satu di antaranya adalah, sektor perikanan yang tesnya sudah dilakukan pada September lalu. ”Tes EPS calon TKI Korea sektor perikanan (fishing) pada bulan September lalu diikuti 2.226 peserta dan 1.783 peserta yang dinyatakan lulus dan sending. Tiga peserta di antaranya, telah diberangkatkan ke Korea,” kata Haposan.

Jadi, kata Haposan menambahkan, kalau ditotal semua peserta tes EPS Korea pada 2010 ini mencapai 26.060 orang, dengan tiga sektor kerja industri, yaitu: manufaktur, konstruksi, dan fishing (perikanan).

Namun demikian, jika dibanding 2009 lalu, pesertanya masih tetap mengalami penurunan. Dari 23.834 orang peserta tes EPS pada untuk sektor manufaktur dan konstruksi diikuti oleh 21.640 peserta laki-laki dan 2.194 peserta perempuan.

Sebetulnya, dari 26.060 peserta tes EPS pada 2010 itu, pada saat pendaftaran ada 160 peserta lainnya yang tidak diperbolehkan mengikuti ujian oleh Human Resources Development (HRD) Korea, lantaran faktor usia dan kesalahan mengisi identitas. Namun demikian, bagi peserta yang tidak diperbolehkan mengikuti ujian ini, uang pendaftaran mereka tetap dikembalikan.

Haposan mengingatkan, kepada semua peserta tes EPS Korea 2010, agar datang sejam lebih awal dari pelaksanaan tes. Sebab, satu jam sebelum pelaksanaan tes peserta akan mendapatkan orientasi dan brefing terkait dengan pelaksaan tes EPS tahun 2010.***(Imam Bukhori)



"Dari total 23.834 orang peserta tes EPS pada 2010 sektor manufaktur dan konstruksi ini, nantinya akan ada 6.000 orang yang dinyatakan lulus," ujar Haposan, di Jakarta, Kamis (9/12).

Mengingat banyaknya peserta tes ini, pelaksanaan tes di empat wilayah – kecuali untuk wilayah Mataram hanya satu sesi -- akan dilakukan dua sesi yang dilakukan secara serentak, yaitu: sesi pertama pukul 10.30 – 11.40 WIB, dan 15.30 – 16.40 WIB.

Diakui Haposan, jika dibandingkan dengan 2009 lalu, peserta tes calon TKI Korea yang diberi nama “Test EPS-Topik 2010” ini, mengalami penurunan. Pada 2009 lalu, jumlah peserta tes mencapai angka 30.000 lebih peserta.

“Peserta tes EPS calon TKI Korea pada 2010 ini memang mengalami penurunan dibanding pada 2009 lalu," jelas Haposan.

Ia menduga penurunan tersebut besar kemungkinan karena pada 2010 ini hanya ada dua sektor kerja yang ditawarkan Pemerintah Korea, yaitu manufaktur dan konstruksi. Sedangkan pada 2009 lalu, terdapat lima sektor yang membutuhkan jasa calon TKI, yaitu manufaktur, konstruksi, pertanian, perikanan dan jasa pelayanan.

Menurut Haposan, sebetulnya pada 2010 ini ada tiga sektor kerja yang ditawarkan Pemerintah Korea, satu di antaranya adalah, sektor perikanan yang tesnya sudah dilakukan pada September lalu. ”Tes EPS calon TKI Korea sektor perikanan (fishing) pada bulan September lalu diikuti 2.226 peserta dan 1.783 peserta yang dinyatakan lulus dan sending. Tiga peserta di antaranya, telah diberangkatkan ke Korea,” kata Haposan.

Jadi, kata Haposan menambahkan, kalau ditotal semua peserta tes EPS Korea pada 2010 ini mencapai 26.060 orang, dengan tiga sektor kerja industri, yaitu: manufaktur, konstruksi, dan fishing (perikanan).

Namun demikian, jika dibanding 2009 lalu, pesertanya masih tetap mengalami penurunan. Dari 23.834 orang peserta tes EPS pada untuk sektor manufaktur dan konstruksi diikuti oleh 21.640 peserta laki-laki dan 2.194 peserta perempuan.

Sebetulnya, dari 26.060 peserta tes EPS pada 2010 itu, pada saat pendaftaran ada 160 peserta lainnya yang tidak diperbolehkan mengikuti ujian oleh Human Resources Development (HRD) Korea, lantaran faktor usia dan kesalahan mengisi identitas. Namun demikian, bagi peserta yang tidak diperbolehkan mengikuti ujian ini, uang pendaftaran mereka tetap dikembalikan.

Haposan mengingatkan, kepada semua peserta tes EPS Korea 2010, agar datang sejam lebih awal dari pelaksanaan tes. Sebab, satu jam sebelum pelaksanaan tes peserta akan mendapatkan orientasi dan brefing terkait dengan pelaksaan tes EPS tahun 2010.***(Imam Bukhori)